Taukah anda Data dan Informasi itu Apa Aja ?
Yuuk, disimak...
PENGERTIAN DATA
dan INFORMASI
Pengertian Data dan Informasi
Data berasal dari kata datum yang berarti fakta atau keterangan. Menurut
Gordon B. Davis data sebagai bahan mentah dari informasi, yang dirumuskan
sebagai sekelompok lambang yang menunjukkan jumlah atau tindakan. Data
elektronik diolah dalam bentuk struktur data, struktur file, dan basis data. Menurut
Gordon B. Davis informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna
bagi penerimanya
Representasi Data pada Komputer
Data pada komputer digital disimpan pada memori/register. Semua data digital dikodekan dalam bentuk kode biner. Untuk mengkonversikan data pada bentuk biner diperlukan
pemahaman konsep basis pada sistem bilangan.
Sistem Bilangan
Sistem bilangan dengan basis atau radix r adalah
suatu sistem bilangan yang menggunakan simbol r digit.
Cara untuk menentukkan bilangan representasi dengan penjumlahan hasil kali tiap
digit dengan rn.
Sistem Bilangan ‐ Desimal
Sistem bilangan desimal yang digunakan sehari‐hari menggunakan
radix 10. Bilangan radix 10 menggunakan simbol 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.
Contoh: 724,5
7x102 +
2x101 + 4x100 + 5x10‐1
artinya: 7
ratusan, 2 puluhan, 4 satuan dan 5 sepersepuluhan
Sistem Bilangan ‐ Biner
Sistem bilangan biner menggunakan radix 2. Menggunakan
simbol 0 dan 1.
Contoh : 101101 menyatakan 1x25 + 0x24 + 1x23
+ 1x22 + 0x21 + 1x20 = 45 sehingga (101101)2 = (45)10
Sistem Bilangan ‐ Oktal dan Heksadesimal
Sistem bilangan oktal (radix 8)
dan hexadesimal (radix 16) sering digunakan pada sistem komputer digital.
Sistem bilangan oktal menggunakan simbol: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7. Sistem
bilangan heksadesimal menggunakan simbol 0, 1, 2, 3,
4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, F.
Sistem Bilangan ‐ Oktal
Konversi ke sistem bilangan desimal dilakukan dengan
menjumlahkan bobot digit. Contoh (736,4)8 = 7x82 + 3x81
+ 6x80 + 4x8‐1 = 7x64 + 3x8 +
6x1 + 4/8 = (478,5)10
Sistem Bilangan ‐ Heksadesimal
Contoh (F3)16 = Fx16 +3 = 15x16 +3 = (243)10.
Konversi dari desimal ke sistem radix r harus dilakukan pemecahan integer dan pecahannya. Konversi integer dilakukan
dengan pembagian berulang. Konversi pecahan dilakukan dengan perkalian berulang.
Konversi Bilangan
Konversi antar sistem bilangan biner, oktal dan
heksadesimal penting pada komputer digital. Satu digit oktal berkorespondensi
dengan 3 bit biner, dan 1 digit heksadesimal berkorespondensi dengan 4 bit
biner.
Satuan Kapasitas Data
1 B (Byte) = 8 bit
1 KB (Kilo Byte) =
210 Byte = 1024 Byte
1 MB (Mega Byte) =
1024 KB
1 GB (Giga Byte) =
1024 MB
1 TB (Tera Byte) =
1024 GB
Representasi Data Numerik
Data Numerik disimpan dalam memory sesuai tipe datanya.
Jenis Tipe data numerik antara lain: integer, unsigned integer, long integer,
single, float, double, dll. Pada software
aplikasi spreadsheet yang biasa digunakan untuk mengolah data, tipe data tidak
perlu didefinisikan karena secara otomatis sudah diatur oleh aplikasi itu
sendiri, user tinggal memformatnya.
Data Numerik Integer (Bilangan
Bulat)
Misalnya, tipe data numerik bernama “Byte” pada Ms. Access
memiliki kapasitas 1 Byte untuk menyimpan data bilangan bulat positif.
Data Numerik Integer Bertanda
Misalnya, tipe data numerik bernama “Integer” pada Ms.
Access memiliki kapasitas 2 Byte (16 bit) untuk menyimpan data bilangan bulat
positif bertanda (mampu menyimpan positif/negatif).
Prinsipnya:
· bit ke‐1digunakan untuk
menyatakan tanda (+) atau (‐). Misalnya,jika 0
berarti (+), jika 1 berarti (‐)
· 15 bit berikutnya merupakan
nilai dari bilangan tersebut
Berarti tipe data tersebut memiliki interval ‐ (215‐1) .... 215
‐1 atau ‐32767 .... 32767. Akan
tetapi, karena 0 memiliki 2 simbol yaitu (‐) 0 dan (+) 0 maka
agar efisien yang dipakai untuk menyimpan nilai 0 adalah (+) 0. Sedangkan (‐) 0 dilemparkan ke
kiri garis bilangan sehingga menjadi wakil untuk nilai – 215. Sehingga
interval untuk tipe data ini adalah ‐ 215 .... 215 ‐1 atau ‐32768 .... 32767
Data Numerik Desimal
Misalnya, tipe data
numerik bernama “Single” pada Ms. Access memiliki kapasitas 2 Byte (16 bit)
untuk menyimpan data bilangan bulat positif desimal
Prinsipnya:
- 8 bit pertama untuk menyimpan bilangan bulat
- 8 bit berikutnya untuk menyimpan bilangan dibelakang koma
Representasi Alfanumerik
Karakter alfanumerik adalah set elemen yang termasuk 10
digit desimal, 26 huruf alfabet, dan karakter khusus. Satu set terdiri dari 32
dan 64 elemen atau 64 dan 128 elemen sehingga diperlukan pengkodean 6 atau 7
bit. Standard lama yang digunakan untuk konversi alphanumerik adalah kode ASCII menggunakan 8 bit untuk mengkodekan 256 karakter. Standard baru yang digunakan untuk
konversi alphanumerik adalah kode Unicode yang menggunakan 16 bit yang
berarti mampu mengkodekan 65.536 (216). Unicode memungkinkan pengguna
huruf kanji, arab, thai, dll mampu mengetikkan/memproses karakter teks mereka
pada komputer.
Representasi Citra Digital
Semua gambar yang bisa diolah pada
komputer digital disebut dengan citra
digital. Citra tersusun dari elemen‐elemen terkecil yang
disebut Pixel. Banyaknya pixel
pada sebuah citra disebut dengan Resolusi. Format bmp (bitmap) adalah format citra yang langsung memetakan
intensitas RGB ke media penyimpanan dengan rincian setiap pixel:
– Red (R) : 8 bit
, 0‐255
– Green (G): 8 bit
, 0‐255
– Blue (B): 8 bit
, 0‐255
Sehingga, 1 pixel
citra dengan format bmp memerlukan alokasi sebesar 24 bit (3 Byte). Format lain dari citra
antara lain: jpg, gif, png, dsb. umumnya memiliki ukuran yang lebih kecil dari
bmp untuk citra yang sama. Hal ini disebabkan format selain bmp merupakan
format yang telah mengalami kompresi.
Sekian Terima Kasih :)
No comments:
Post a Comment