Rosa Dewi Mustika

Monday, September 30, 2013

Data dan Informasi



Taukah anda Data dan Informasi itu Apa Aja ?
Yuuk, disimak...

PENGERTIAN DATA dan INFORMASI

Pengertian Data dan Informasi
Data berasal dari kata datum yang berarti fakta atau keterangan. Menurut Gordon B. Davis data sebagai bahan mentah dari informasi, yang dirumuskan sebagai sekelompok lambang yang menunjukkan jumlah atau tindakan. Data elektronik diolah dalam bentuk struktur data, struktur file, dan basis data. Menurut Gordon B. Davis informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penerimanya

Representasi Data pada Komputer
Data pada komputer digital disimpan pada memori/register. Semua data digital dikodekan dalam bentuk kode biner. Untuk mengkonversikan data pada bentuk biner diperlukan pemahaman konsep basis pada sistem bilangan.

Sistem Bilangan
Sistem bilangan dengan basis atau radix r adalah suatu sistem bilangan yang menggunakan simbol r digit. Cara untuk menentukkan bilangan representasi dengan penjumlahan hasil kali tiap digit dengan rn.


Sistem Bilangan Desimal
Sistem bilangan desimal yang digunakan seharihari menggunakan radix 10. Bilangan radix 10 menggunakan simbol 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.
Contoh: 724,5
7x102 + 2x101 + 4x100 + 5x101
artinya: 7 ratusan, 2 puluhan, 4 satuan dan 5 sepersepuluhan

Sistem Bilangan Biner
Sistem bilangan biner menggunakan radix 2. Menggunakan simbol 0 dan 1.
Contoh : 101101 menyatakan 1x25 + 0x24 + 1x23 + 1x22 + 0x21 + 1x20 = 45 sehingga (101101)2 = (45)10

Sistem Bilangan Oktal dan Heksadesimal
Sistem bilangan oktal (radix 8) dan hexadesimal (radix 16) sering digunakan pada sistem komputer digital. Sistem bilangan oktal menggunakan simbol: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7. Sistem bilangan heksadesimal menggunakan simbol 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, F.

Sistem Bilangan Oktal
Konversi ke sistem bilangan desimal dilakukan dengan menjumlahkan bobot digit. Contoh (736,4)8 = 7x82 + 3x81 + 6x80 + 4x81 = 7x64 + 3x8 + 6x1 + 4/8 = (478,5)10

Sistem Bilangan Heksadesimal
Contoh (F3)16 = Fx16 +3 = 15x16 +3 = (243)10.
Konversi dari desimal ke sistem radix r harus dilakukan pemecahan integer dan pecahannya. Konversi integer dilakukan dengan pembagian berulang. Konversi pecahan dilakukan dengan perkalian berulang.

Konversi Bilangan
Konversi antar sistem bilangan biner, oktal dan heksadesimal penting pada komputer digital. Satu digit oktal berkorespondensi dengan 3 bit biner, dan 1 digit heksadesimal berkorespondensi dengan 4 bit biner.

Satuan Kapasitas Data


1 B (Byte) = 8 bit
1 KB (Kilo Byte) = 210 Byte = 1024 Byte
1 MB (Mega Byte) = 1024 KB
1 GB (Giga Byte) = 1024 MB
1 TB (Tera Byte) = 1024 GB
Representasi Data Numerik
Data Numerik disimpan dalam memory sesuai tipe datanya. Jenis Tipe data numerik antara lain: integer, unsigned integer, long integer, single, float, double, dll. Pada software aplikasi spreadsheet yang biasa digunakan untuk mengolah data, tipe data tidak perlu didefinisikan karena secara otomatis sudah diatur oleh aplikasi itu sendiri, user tinggal memformatnya.

Data Numerik Integer (Bilangan Bulat)
Misalnya, tipe data numerik bernama “Byte” pada Ms. Access memiliki kapasitas 1 Byte untuk menyimpan data bilangan bulat positif.

Data Numerik Integer Bertanda
Misalnya, tipe data numerik bernama “Integer” pada Ms. Access memiliki kapasitas 2 Byte (16 bit) untuk menyimpan data bilangan bulat positif bertanda (mampu menyimpan positif/negatif).
Prinsipnya:
·    bit ke1digunakan untuk menyatakan tanda (+) atau (). Misalnya,jika 0 berarti (+), jika 1 berarti ()
·       15 bit berikutnya merupakan nilai dari bilangan tersebut
Berarti tipe data tersebut memiliki interval (2151) .... 215 1 atau 32767 .... 32767. Akan tetapi, karena 0 memiliki 2 simbol yaitu () 0 dan (+) 0 maka agar efisien yang dipakai untuk menyimpan nilai 0 adalah (+) 0. Sedangkan () 0 dilemparkan ke kiri garis bilangan sehingga menjadi wakil untuk nilai – 215. Sehingga interval untuk tipe data ini adalah 215 .... 215 1 atau 32768 .... 32767

Data Numerik Desimal
Misalnya, tipe data numerik bernama “Single” pada Ms. Access memiliki kapasitas 2 Byte (16 bit) untuk menyimpan data bilangan bulat positif desimal
Prinsipnya:

  • 8 bit pertama untuk menyimpan bilangan bulat

  • 8 bit berikutnya untuk menyimpan bilangan dibelakang koma
 
Representasi Alfanumerik
Karakter alfanumerik adalah set elemen yang termasuk 10 digit desimal, 26 huruf alfabet, dan karakter khusus. Satu set terdiri dari 32 dan 64 elemen atau 64 dan 128 elemen sehingga diperlukan pengkodean 6 atau 7 bit. Standard lama yang digunakan untuk konversi alphanumerik adalah kode ASCII menggunakan 8 bit untuk mengkodekan 256 karakter. Standard baru yang digunakan untuk konversi alphanumerik adalah kode Unicode yang menggunakan 16 bit yang berarti mampu mengkodekan 65.536 (216). Unicode memungkinkan pengguna huruf kanji, arab, thai, dll mampu mengetikkan/memproses karakter teks mereka pada komputer.

Representasi Citra Digital
Semua gambar yang bisa diolah pada komputer digital disebut dengan citra digital. Citra tersusun dari elemenelemen terkecil yang disebut Pixel. Banyaknya pixel pada sebuah citra disebut dengan Resolusi. Format bmp (bitmap) adalah format citra yang langsung memetakan intensitas RGB ke media penyimpanan dengan rincian setiap pixel:
– Red (R) : 8 bit , 0255
– Green (G): 8 bit , 0255
– Blue (B): 8 bit , 0255
Sehingga, 1 pixel citra dengan format bmp memerlukan alokasi sebesar 24 bit (3 Byte). Format lain dari citra antara lain: jpg, gif, png, dsb. umumnya memiliki ukuran yang lebih kecil dari bmp untuk citra yang sama. Hal ini disebabkan format selain bmp merupakan format yang telah mengalami kompresi.

Sekian Terima Kasih :)

No comments:

Post a Comment