Penyelesaian sebuah masalah pada komputer
Troubleshooting
Preventif
• Back
up file penting
• Gunakan
stabilisator tegangan listrik
• Gunakan
perangkat lunak pendukung:
–
Antivirus
–
Firewall
Jenis
Deteksi Masalah
|
No
|
Komponen
|
Deteksi
Masalah
|
|
1
|
Power Supply
|
Analisis pengukuran
|
|
2
|
Motherboard
|
|
|
3
|
Speaker
|
|
|
4
|
RAM
|
Analisis suara
|
|
5
|
VGA card + monitor
|
|
|
6
|
Keyboard
|
Analisis tampilan
|
|
7
|
Card I/O
|
|
|
8
|
Diskdrive
|
|
|
9
|
Disket/CD
|
Analisis
Pengukuran
Menggunakan
alat ukur tegangan yang diterima atau diberikan komponen
Contoh:
multitester
Analisis
Suara
• Deteksi
dengan mendengarkan bunyi speaker pada casing komputer
• Kode
suara (beep) dari BIOS memberikan informasi error yang terjadi.
Contoh:
• Beep panjang
1 kali dan pendek 1 kali: masalah pada motherboard atau RAM
• Beep panjang
1 kali dan pendek 2 kali: masalah pada monitor atau VGA Card
• Beep panjang
1 kali dan pendek 3 kali: masalah pada keyboard
• Beep panjang
terus‐menerus: masalah di RAM
• Beep pendek
terus‐menerus: masalah penerimaan tegangan (power)
Analisis
Tampilan
• Permasalahan
dapat diketahui berdasarkan pesan error yang ditampilkan di monitor
Contoh:
– Pada
saat komputer dinyalakan tampil pesan disk failure, maka dapat dipastikan
permasalahan terjadi pada hard disk
– Biasanya
kabel data atau kabel daya yang belum terpasang dengan baik
Antivirus
• Untuk
mencegah dan mengatasi virus,
menginstal antivirus
• Antivirus
sebaiknya mempunyai support dari developer berupa virus
definition update yang berkesinambungan
• Jenis:
– Bebayar:
Kaspersky, Eset, Norton, dll
– Gratis:
Smadav, AVG Free, dll
• Antivirus
harus sering diupdate agar selalu bisa mengenali jenis virus baru
– Sebaiknya minimal 1 minggu sekali
Optimasi Hard Disk
• Partisi hard
disk
• Error‐checking
pada hard disk
• Defrag hard disk
Partisi
Hard disk
• Membagi
ruang penyimpanan hard disk menjadi beberapa bagian yang disebut partisi
Contoh:
– Partition
Magic
– Acronis
– gParted
Error‐checking
pada Hard Disk
• Mencari
kesalahan dan melakukan perbaikan
• Contoh:
klik kanan pada drive C, klik Tools
Defrag
Hard disk
• “Merapikan”
hard disk agar bisa dibaca lebih cepat
• Klik
Start ketik Disk Defragmenter
Recovery
pada Hard Disk
• Mendapatkan
data kembali bila partisi, file, atau direktori rusak/hilang
• Penyebab
data rusak/hilang:
– Virus
– Ketidaksengajaan
menghapus
– Terkena aliran listrik yang
tiba‐tiba turun
Software
untuk Recovery
• R‐Studio
(http://www.r‐studio.com/)
• GetDataBack
for FAT/NTFS
Mempercepat
Kinerja Komputer
• Disable extra
startup programs
• Optimasi
display setting
• Menjalankan
Disk Cleanup
• Registry Repair
Disable
pada Startup Programs
• Mematikan
program ketika startup sehingga loading lebih cepat
• Klik Start ketikkan msconfig
Registry
Repair
• Registry:
data yang menyimpan konfigurasi dan options pada Windows
• Jika
tidak lagi diperlukan harus dicek kembali atau dibersihkan menggunakan registry
tool
• Contoh:
– CCleaner
– RegCure
– dll

No comments:
Post a Comment