Rosa Dewi Mustika

Monday, October 28, 2013

TROUBLESHOOTING KOMPUTER


Penyelesaian sebuah masalah pada komputer

Troubleshooting Preventif
Back up file penting
• Gunakan stabilisator tegangan listrik
• Gunakan perangkat lunak pendukung:
– Antivirus
– Firewall

Jenis Deteksi Masalah

No
Komponen
Deteksi Masalah
1
Power Supply
Analisis pengukuran
2
Motherboard
3
Speaker
4
RAM
Analisis suara
5
VGA card + monitor
6
Keyboard
Analisis tampilan
7
Card I/O
8
Diskdrive
9
Disket/CD

Analisis Pengukuran
Menggunakan alat ukur tegangan yang diterima atau diberikan komponen
Contoh: multitester

Analisis Suara
• Deteksi dengan mendengarkan bunyi speaker pada casing komputer
• Kode suara (beep) dari BIOS memberikan informasi error yang terjadi.
Contoh:
Beep panjang 1 kali dan pendek 1 kali: masalah pada motherboard atau RAM
Beep panjang 1 kali dan pendek 2 kali: masalah pada monitor atau VGA Card
Beep panjang 1 kali dan pendek 3 kali: masalah pada keyboard
Beep panjang terus‐menerus: masalah di RAM
Beep pendek terus‐menerus: masalah penerimaan tegangan (power)

Analisis Tampilan
• Permasalahan dapat diketahui berdasarkan pesan error yang ditampilkan di monitor
Contoh:
– Pada saat komputer dinyalakan tampil pesan disk failure, maka dapat dipastikan permasalahan terjadi pada hard disk
– Biasanya kabel data atau kabel daya yang belum terpasang dengan baik

Antivirus
• Untuk mencegah dan mengatasi virus, menginstal antivirus
• Antivirus sebaiknya mempunyai support dari developer berupa virus definition update yang berkesinambungan
• Jenis:
– Bebayar: Kaspersky, Eset, Norton, dll
– Gratis: Smadav, AVG Free, dll
• Antivirus harus sering diupdate agar selalu bisa mengenali jenis virus baru
– Sebaiknya minimal 1 minggu sekali

Optimasi Hard Disk
• Partisi hard disk
Error‐checking pada hard disk
• Defrag hard disk

Partisi Hard disk
• Membagi ruang penyimpanan hard disk menjadi beberapa bagian yang disebut partisi
Contoh:
– Partition Magic
– Acronis
– gParted

Error‐checking pada Hard Disk
• Mencari kesalahan dan melakukan perbaikan
• Contoh: klik kanan pada drive C, klik Tools

Defrag Hard disk
• “Merapikan” hard disk agar bisa dibaca lebih cepat
• Klik Start ketik Disk Defragmenter

Recovery pada Hard Disk
• Mendapatkan data kembali bila partisi, file, atau direktori rusak/hilang
• Penyebab data rusak/hilang:
– Virus
– Ketidaksengajaan menghapus
– Terkena aliran listrik yang tiba‐tiba turun

Software untuk Recovery
• R‐Studio (http://www.r‐studio.com/)
• GetDataBack for FAT/NTFS

Mempercepat Kinerja Komputer
• Disable extra startup programs
• Optimasi display setting
• Menjalankan Disk Cleanup
Registry Repair

Disable pada Startup Programs
• Mematikan program ketika startup sehingga loading lebih cepat
• Klik Start ketikkan msconfig

Registry Repair
• Registry: data yang menyimpan konfigurasi dan options pada Windows
• Jika tidak lagi diperlukan harus dicek kembali atau dibersihkan menggunakan registry tool
• Contoh:
– CCleaner
– RegCure
– dll

No comments:

Post a Comment